jump to navigation

Sironjong, Mutiara Hijau di laut Biru November 10, 2008

Posted by orangmiskin in berita.
trackback

1 (7)

Menyusuri pantai putih dengan pasir-pasir halus itu, kita serasa bukan berada di kawasan Kota Padang. Siapa nyana jika daerah ini mempunyai keindahan alam yang melimpah. Tidak hanya darat, tapi juga puluhan pulau kecil yang tersebar di lautan kota ini. Salah satunya, Pulau Sironjong.

Menyebut nama Sironjong, mungkin banyak warga Padang yang tidak ngeh. Wajar saja, pulau yang berada bersisian dengan Pulau Sikuai ini memang belum tergarap. Padahal potensi yang dimilikinya tidak kalah dengan tetangganya yang sudah duluan dikenal, Sikuai.

Mengunjungi Pulau Sironjong kita menempuh perjalanan 1 jam dari pelabuhan Muaro Padang dengan menggunakan kapal motor (KM). Saat berkunjung ke pulau itu, Selasa (4/11) lalu, kami serombongan wartawan Sumbar bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar menyewa KM Sembillan yang berangkat dari pelabuhan Muaro.

Menikmati laut lepas dan ayunan gelombang memunculkan kenikmatan tersendiri, apalagi bagi pecinta wisata bahari. Selama perjalanan, laut berwarna biru terbentang di hadapan mata. Belum lagi deretan pulau-pulau kecil yang mengambang di laut.

Untuk sampai ke pulau Sironjong, mata dimanjakan dengan hijaunya Pulau Sawo, Pulau Pisang Ketek, Pulau Pisang Gadang, Pulau Kasiak, Pulau Pasie Gadang, Pulau Setan, Pulau Pasumpahan, Pulau Ular, Pulau Sikuai dan Pulau Sirandah. Meski saat perjalanan itu, kami beberapa kali mendengar dengungan chain shaw di salah satu pulau. Agaknya sedang terjadi aksi pembalakan.

CIMG3070Pulau Sironjong persis berada di sampaing kanan Sikuai. Bersama pulau-pulau kecil, Sironjong membentuk kawasan setengah melingkar. Alhasil laut biru di sana itu tidak ubahnya seperti teluk yang dikelelingi daratan.

KM Sembillan merapat di kawasan Pulau Sironjong sekitar pukul 12 WIB, setelah berjalanan 1 jam. Dari dermaga Sikuai satu unit perahu motor nelayan bercadik, melaju mengekor. Beberapa kali “nakhoda” kedua kapal motor itu saling berkoordinasi. Ternyata perahu nelayan tadi tumpangan kedua kami untuk bisa menjejakan kaki di Sironjong.

Nakhoda KM Sembillan Buyung, menyebutkan kapal besar memang tidak bisa merapat langsung ke pulau itu. Soalnya, Sironjong didominasi karang. “Kita ke tepi menumpang perahu kecil itu,” kata Buyung menunjuk perahu nelayan bercadik di belakangnya.

Tidak sampai 5 menit, perahu yang diisi 8-9 penumpang itu merapat. Seketika, mata langsung terpuaskan dengan pasir putih, halus seperti serat gergajian kayu dan pokok-pokok bakau hijau yang mengelilinginya. Dengan pesona alam seperti itu, tidak salah jika saya menyebut pulau itu sebagai mutiara hijau di laut biru.

Namun sayangnya keindahan Pulau Sironjong sedikit tercemar dengan kerusakan terumbu karang. Sepanjang bibir pantai, memutih sisa-sisa terumbu karang yang mati. Meski menuru DKP Sumbar, kondisi itu agak lebih baik dibandingkan pulau lainnya di Sumbar, seperti Pulau Pieh di Padangpariaman. 

PICT0132Istimewanya, Pulau Sironjong sampai saat ini, masih berstatus tanah ulayat masyarakat Sungai Pisang. Berbeda beberapa pulau lainnya yang dulunya juga milik ulayat masyarakat, sekarang berganti status setelah dikontrakkan kepada pengusaha perhotelan, seperti Pulau Sikuai.

Beberapa peserta Fiel Trip bermain-main dengan ombak yang tidak besar. Yang lainnya menyedok-nyedok pasir dengan jari-jari kaki. Bahkan ada peserta yang ingin segera mandi dan menyelam. Namun sayang, rombongan tidak membawa peralatan selam.

Meski pantai landainya tidak terlalu besar, Pulau Sironjong tetap mempesona. Pohon-pohon bakau menghijau bergoyang ditiup sepoinya angin. Sayangnya, rombongan hanya diberi waktu 1 jam menikmati keindahannya. Ingin rasanya berlama-lama, mencelupkan badan menyelami keindahan bawah laut Pulau Sioronjong yang kabarnya tidak kalah indah dari Bunaken Sulawesi. (nto)

Iklan

Komentar»

1. renimaldini - November 10, 2008

Tq ya tuan muda, sudah bantu bikin wisata untuk Minggu…
Sayang aja, kenapa saya tak diajak kesana…
kalau pesona pantai dan pulau itu selalu indah…
kapan-kapan bantu lagi untuk wisata minggu ya tuan muda yang maniessss…

2. lintasmarketing - November 11, 2008

Artikel-artikel di blog ini bagus-bagus. Coba lebih dipopulerkan lagi di Lintasberita.com akan lebih berguna buat pembaca di seluruh tanah air. Dan kami juga telah memiliki plugin untuk WordPress dengan installasi mudah.
Kami berharap bisa meningkatkan kerjasama dengan memasangkan WIDGET Lintas Berita di website Anda sehingga akan lebih mudah mempopulerkan artikel Anda untuk seluruh pembaca di seluruh nusantara dan menambah incoming traffic di website Anda. Salam!

3. nono - November 11, 2008

ada ga potonya?
saya jd penasaran…
hehehe… 🙂

4. Scuba Diving - April 28, 2014

postingannya bagus 😀
indah sekali tempatnya..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: