jump to navigation

Koruptor Terisak di Bahu Gubernur Agustus 19, 2008

Posted by orangmiskin in 1.
Tags: , , ,
trackback

Gamawan Jenguk Narapidana Korupsi

Remisi di lp muaro (23)

Ket : Salah seorang tahanan blok G Maryulis, menangis di bahu Gamawan Fauzi

Upacara pemberian remisi yang dilakukan di LP Klas IIA Muaro Padang, dimanfaatkan Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi menjenguk pejabat yang ditahan dengan tuduhan melakukan tindak korupsi di LP ini. Pelukan dan isak tangis mewarnai pertemuan singkat tersebut. Gubernur mengaku sangat terharu.

Sejak pagi sebelum upacara dilakukan, kabar Gamawan Fazui dan rombongan menjenguk tahahan kasus korupsi yang menghuni Blog G, sudah terdengar. Namun belum bisa dipastikan, mengingat selama ditahan Gamawan belum pernah menjenguk mereka.

Kabar itu benar. Pasca upacara, Gamawan Fauzi didampingi Wagub Marlis Rahman, Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmainy langsung bergegas ke blok yang berada di sebelah kanan ini. Blok G memang dikhususkan untuk tahanan tindak pidana korupsi. Di papan penunjuk penghuni, blok ini berkapasitas 12 orang, namun diisi oleh 22 tahanan.

Sejumlah nama beken berada di sini. Seperti duo tahanan kasus calo anggaran Pasaman Barat, yaitu Kabiro Pemerintahan Pemprov Sumbar Zambri dan Wakadinas Perikanan dan kelautan Sumbat Mirwan Pulungan. Juga ada  tersangka korupsi bibit kakao Suhil Noer yang juga mantan Kepala Dinas Perkebunan Sumbar, mantan Direktur ATS (Andalas Tuah Sakato) Maryulis. Di papan nama juga tertera nama Afner Ambarita, Toni Wijaya dan lainnya.

Suasana haru langsung terasa saat rombongan gubernur memasuki blok itu. Gubernur pertama kali disambut pelukan oleh Mirwan Pulungan dan Zambri. Bahkan Maryulis, menangis sesengukan di bahu Gamawan saat kedua orang ini berpelukan. “Bantuak iko bana nasib kami pak,” katanya saat dipeluk Gamawan.

Maryulis kemudian juga dipeluk oleh Wagub, Leonardy dan yang lainnya. Meski tampak sedih, Zambri dan Mirwan Pulungan masih tersenyum. Demikian juga dengan Suhil Noer. Saat Gamawan dan rombongan duduk di blok ini, Suhil Noer diapit Gamawan dan Marlis Rahman.

“Saya terharu dan sedih. Kita berharap ada hikmah dibalik ini,” kata gubernur saat ditanyakan bagaimana perasaannya.

Kepada wartawan Gamawan mengatakan tidak akan campur tangan dalam proses hukum. Dia menyerahkan kepada mekanisme yang ada. Kepada pejabat lain, Gamawan mengingatkan untuk hati-hati dan pejabat yang ditahan sabar dan mengambil hikmah.

“Sebagian kasus itu terjadi di daerah. Saya meminta pejabat untuk hati-hati, karena kasus dugaan korupsi bisa jadi terjadi karena khilaf dan lainnya,” kata Gamawan.

Suasana berbeda terjadi di blok narapidana perempuan. Saat rombongan Gamawan menjenguk mereka, tidak ada tangisan. Yang ada justru mereka saling berebut menjabat tangan Gamawan. Bahkan  saat wartawan mengabadikan peristiwa itu, mereka juga berebutan untuk photo bareng. (nto)

Iklan

Komentar»

1. renimaldini - Agustus 23, 2008

Wah, Pak Gamawan terkenal ya,,,
Seperti artis minta foto bareng….

nyatanya memang bukan para Napi aja yang minta photo bareng. dulu, satu tahun yang lewat saat 17 agustus 2007, ada juga cewek-cewek yang tergabung dalam GFC yang minta photo bareng.. siapa mereka, ah… reni pasti tau kayaknya..

2. silky - Desember 15, 2008

mmm..
ada yg tau tipe kepemimpinan pak gamawan fauzi ga??
ad tgs ney,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: