jump to navigation

Belajar Iklas Pada Anjing Agustus 13, 2008

Posted by orangmiskin in 1.
Tags: , ,
trackback

Dog-picture1

Saya penyuka binatang. Dulu saat masih tinggal bersama orangtua di kampung, saya mempunyai beberepa ekor kucing, ayam, sapi, bebek dan juga anjing. Melihat tingkah polah binatang-binatang, kita bisa mengambil pelajaran. Dan bicara soal keiklasan, anjing pantas kita acungi jempol.

Anjing saya hanya anjing kampung berwarna hitam gelap. Tidak ada perlakukan istimewa yang kami berikan padanya. Dari soal makan misalnya, dia hanya makan nasi dan sekali-kali dapat ikan. Mungkin karena sudah bawaan, saya menilai anjing tidak hanya mengajarkan rasa iklas tapi juga penghargaan. Dia bisa membuat kita (manusia berakal ini) merasa penting dan dianggap ada.

Meski sudah tinggal lama di Padang, setiap pulang kampung dia selalu saja ingat saya. Begitu memasuki halaman rumah, dia sudah mengibas-ngibaskan ekornya dan melolong. Lalu melonjak kegirangan. Bahkan kalau tidak dimarahi, dia akan menjilati kaki kita. Tidak tampak kesan dibuat-buat di matanya. Ada keiklasan cara dia bersikap. Tanpa pamrih. Sayangm, si hitam mati tertabrak mobil tiga tahun lalu.

Begitu juga misalnya, saat kita membawa wadah kaleng tempat dia biasa makan. Si hitam tidak memburu, hanya menunggu, mengibaskan ekor dan berharap. Tatapannya memang tidak lepas dari wadah itu, tapi tidak berusaha merampoknya. Bandingkan dengan kucing. Manja, kemayu, tapi licik.

Anjing mengajarkan kepada kita cara menghargai, menjadikan kita merasa penting dan dibutuhkan. Dia memperlihatkan keiklasan dan tentu saja setia. Sikap penuh keteladanan binatang ini sudah jarang kita ditemui. Dunia dipenuhi orang-orang munafik, menang sendiri dan para penjilat. (nto)

Tapi tetap saja saya suka pada binantang satu ini

My_cat

Iklan

Komentar»

1. nono - Agustus 13, 2008

saya penggemar anjing…
yg di picture anjingnya ga warna hitam?

iya..sayang kali si hitam saya mati ketabrak mobil, jadi belum sempat abadikan wajahnya. tapi kalau diperhatiin, dia ngak jauh beda ama yang diatas..

2. ngatini - Agustus 14, 2008

dulu nya aku gak suka anjing, tapi trus akhirnya jatuh cinta karena satu anjing punya lelakiku..lucu..malah aku milih cium anjing daripada lelakiku..hehe..
tapi kalo kucing..haduh….bener2 ogah!! tukang nyolong..kesel deh ma kucing..suka jilat2 badan nya lagi..kan jorok..hehehe

3. gon - Oktober 4, 2008

ember

4. n - September 16, 2012

aku dulu punya 2 anjing satu pom dan yg satu goldenklo yg pom itu dia hilang entah kmn klo yg golden itu mati gara2 kena virus dr anak-an anjing kintamani temen aku padahal itu anjing golden kesayanganku dia sudah menemaniku waktu aku duduk dibangku 3 SD jd klo aku lihat anjing gitu merasa kasihan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: