Fauzi Bahar Menangkan Pilkada Padang ? Juli 11, 2008
Posted by orangmiskin in politik.Tags: calon perseorangan dalam Pilkada padang, Gusti Randa di Pilkada Padang, Incumben menangi Pilkada, Pilkada Padang, Walikota Padang Fauzi Bahar, Walikota Padang Panjang Syuir Syam, walikota payokumbuah Josrizal Zein, walikota Sawahlunto Amran Nur
trackback
Menelisik Peluang Incumben dalam Pilkada Padang
Saya bukan politisi. Bukan analis atau pengamat politik. Apalagi pakar politik. Tapi fenomena pelaksanaan Pilkada langsung di Sumbar, menarik dicermati, didiskusikan, diperdebatkan dan inap-inapkan.
Dalam rentang satu tahun terakhir, setidaknya tiga daerah di Sumbar menggelar Pilkada langsung. Dimulai di Kota Payokumbuah, disusul Sawahlunto, kemudian Padangpanjang. Ada fenomena yang menyatukan tiga Pilkada itu, yakni berhasilnya para incumben walikota (yang masih menjabat) memenangkan pertarungan.
Pada Pilkada Kota Payokumbuah misalnya, incumben Josrizal Zein mampu menaklukan lawan-lawannya. Kondisi serupa juga terjadi dalam Pilkada Sawahlunto yang baru saja usai. Incumben walikota Amran Nur, kembali membukukan diri sebagai pemenang dan menduduki BA 1 untuk lima tahun mendatang. Setali dengan keduanya, Pilkada Kota Padangpanjang juga mengukuhkan dominasi Incumben Walikota Syuir Syam. Dia meng-TKO lawan-lawannya dengan kemenangan nyaris mutlak 80 persen.
Fenomenan ini menarik, karena dalam waktu dekat dua kota lainnya, yakni Pariaman dan Padang juga bakal menggelar Pilkada. Sama dengan tiga daerah tersebut, di dua kota ini sang Incumben juga berniat maju merebut tahta untuk kedua kalinya.
Pertanyaannya, mampukah Incumben Mahyuddin dan Fauzi Bahar meneruskan tuah tiga Incumben itu, dalam Pilkada Kota Pariaman dan Kota Padang yang sudah di ambang mata ini.
Saya tidak akan bicara Pilkada Kota Pariaman, karena saya tidak tahu banyak soal prosesnya. Meski demikian, bukan berarti saya lebih paham dengan kondisi politik Kota Padang. Sebagai orang awam, tidak salahnya saya ingin berbagi.
Pilkada Kota Padang yang di tabuh Oktober mendatang, adalah Pilkada terberat dalam sejarah pemilihan kepala daerah di Provinsi ini. Pasalnya kontestan pesertanya tidak hanya dari kalangan partai poltik, namun juga perseorangan menyusul disahkannya UU 12/2008 yang merupakan perubahan kedua UU 32/2004 tentang Pemerintah Daerah.
Sampai hari terakhir pendaftaran, setidaknya lima pasang calon perseorangan mendaftarkan diri ke KPU Kota Padang. Mereka adalah pasangan Ibrahim- Murlis Muhammad (IMAM), pasangan Mudrika-Dahnil Aswad (MUDA), pasangan Gusti Randa-Rizal Moenir, pasangan Letkol (purn) Syamsuar Syam-Drs Suwandel Muchtar dan pasangan Kapten (inf) Sutrisno Abu Bakar-Darlison (SADAR). Mereka bersaing dengan pasangan dari Parpol.
Berbeda dengan calon perseorangan, sampai saat ini pasangan dari Parpol belum satu pun yang fix. Sejumlah nama memang sudah sejak lama mengapung dan beberapa diantaranya telah dipastikan diusung partainya masing-masing. Mahyeldi Ansharullah diusung PKS sebagai wakil walikota, Z Panji Alam, Hermensyah, Dikki Syarfin, Jasrial, Muchlis Sani masuk kandidat Partai Golkar dan duo Incumben Walikota Fauzi Bahar dari PAN dan Wakil Walikota Yusman Kasim dari PPP.
Hanya saja perseoalannya, tiga bulan menjelang hari H pencoblosan suara, belum satu pun calon pemimpin Kota Padang itu yang punya pasangan. Agaknya masih-masing partai sedang melirik, melobi dan menganalisis kekuatan lawan dan kawan. Sampai saat ini belum ada satu pun koalisi permanen antar parpol, kecuali mungkin Koalisi Bintang Demokrat, yang adalah gabungan Partai Demokrat dan Partai Bulan Bintang.
Mencermati ramainya Pilkada Kota Padang dan ketatnya persaingan, bagaimana peluang duo incumben yang berambisi merebut BA 1 A ini. Analisa saya ketimbang para kandidat lain, incumben walikota Fauzi Bahar masih di atas angin. Dia bahkan lebih populer ketimbang Incumben wawako Yusman Kasim. Beberapa survey, baik yang dilakukan lembaga survey, maupun partai politik, membuktikan itu.
Fauzi Bahar saat ini, seperti yang sering diulang-ulangnya setiap kali ditanya wartawan, tidak ubahnya seperti anak gadih rancak. Artinya, dengan siapa pun dia akan berpasangan, dia yakin akan memenangi pertarungan.
Lalu apa nilai jual yang membuat rakyat mau memilih dia untuk kedua kalinya. Modal incumben saja saya pikir belumlah cukup. Karena bercermin pada tiga Incumben yang menang dalam Pilkada di tiga daerah diatas, Fauzi Bahar kalah pamor. Josrizal Zein, saya memnag tidak tahu banyak kiprahnya. Kalau Amran Nur berhasil memajukan pariwisata Kota Sawahlunto dengan waterboom sebagai ikon, maka Syuir Syam terkenal dengan program asuransi kesehatan, yang menggratiskan semua warganya berobat. Dan yang teranyar dia baru saja mewujudkan waterpark–sejenis waterboom juga- di Minangkabau Village.
Nah.. kalau Fauzi Bahar apa yang telah dilakukannya. Banyak mungkin yang saya tidak ketahui. Hanya saja selama lima tahun pemerintahannya, belum ada satu pun proyek fisik prestesius yang berhasil diwujudkannya, keculi Sentral Pasar Raya (SPR). Itupun membawa dampak yang tidak kecil, berupa kesembrawutan lalu lintas dan ketimpangan. Proyek mercusuar Padang Bay City (PBC) yang diharapkan bisa mendongkrak popularitasnya, sampai saat ini masih dalam impian.
Lemah dipembangunan fisik. Kepemimpinan Fauzi Bahar berhasil diprogram non fisik. Beragam kegiatan keagamaan yang dicanangkannya mendapat apresiasi masyarakat. Mulai dari wirid remaja, pesantren ramadhan, subuh mubaraqah, sampai Asmaul Husna. Dan yang fenomenal pemberantasan togel dan judi.
Tapi modal itu saja belumlah cukup, Kota Padang adalah daerah paling strategis di Sumbar. Padang adalah pusat politik dan pemerintahan. Setiap parpol ingin menang. Pilkada Padang adalah entry poin untuk bisa memenangkan Pemilu 2009 dan pemilihan gubernur 2010 mendatang. Padang adalah cerminan real pengukuhan dominasi dan kekuatan politik.
Fauzi Bahar bukan saja membutuhkan mesin partai yang kuat, namun juga memerlukan teman koalisi yang mumpuni. Prediksinya, Fauzi Bahar dengan PAN nya akan menggandeng Mahyeldi Ansharullah dengan PKS nya. Hanya tinggal menunggu waktu, koalisi ini akan dideklarasikan. Koalisi dua partai ini adalah koalisi ideal. PAN kuat di modal, PKS solid di organisasi partai. Tinggal lagi bagaimana meraup suara anak muda dan masa mengambang (Floating Mass) yang jumlahnya juga tidak sedikit.
Fauzi Bahar memang sedikit diatas angin, tapi posisinya tidak aman betul. Apalagi Pilkada mendatang diikuti banyak pasangan calon, yang otomatis memperkecil perebutan suara. Jika saja ada 5 pasang kontestan yang bertarung, dipastikan tidak akan ada yang memperoleh suara mayoritas.
Di belakang “si gadih rancak” ini ada Yusman Kasim yang siap menyalib. Wawako ini diyakini memiliki pendukung di kalangan PNS. Dia juga diuntungkan dengan posisi sebagai incumben wakil walikota.
Berbagai kemungkinan masih bisa terjadi. Gusti Randa akan memanfaatkan ketenarannya sebagai artis, MUDA dengan anak mudanya, IMAM dengan kaum Dhuafanya. Makanya bukan mustahil, pasangan perseorangan ini akan menjadi kuda hitam dalam Pilkada Kota Padang Oktober mendatang. (nto)






artikel anda :
http://politik.infogue.com/
http://politik.infogue.com/fauzi_bahar_menangkan_pilkada_padang_
promosikan artikel anda di http://www.infogue.com dan jadikan artikel anda yang terbaik dan terpopuler menurut pembaca.salam blogger!!!
untk wali kota padang orang mempunyai visi pembangunan baik sarana prasarana seperti jalan, jembatan,pasar,terminal, selama 5 tahun ini kota padang tidak pembangunan , cerita aja atau omong kosong yang banyak
btw, dulu ada lomba logo pilkada padang, kl boleh tau logo yg resmi kaya apa ya? thx
Lomba Logo dan Tema Pilkada Padang Masih Terbuka
PadangKini.com | Jumat, 18/4/2008, 15:03 WIB
PADANG–Lomba Cipta Logo dan Tema Pilkada Kota Padang masih dibuka untuk umum. Peserta lomba dapat mengirim rancangannya ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Padang, jalan Palembang No. 10 Ulak Karang, Padang.
Ketua KPUD Kota Padang, Endang Mulyani, Jumat (18/4), mengatakan KPUD memperpanjang penyelenggaraan lomba karena KPU masih akan merevisi tahapan pilkada Kota Padang yang sudah ditetapkan 26 Maret.
“Lomba akan ditutup pertengahan Mei nanti,” katanya.
Hingga saat ini, peserta yang ikut baru empat orang dan semuanya berasal dari Surabaya, Jawa Timur. “Memang dari segi jumlah dan hasil yang masuk, belum maksimal,” kata Endang.
Ia mengatakan, saat ini KPUD telah mengantongi calon pemenang. “Namun ia mungkin akan kita minta merubah sedikit logo dan warnanya agar bernuansa kedaerahan,” katanya.
Menurut Endang, juri lomba yang terdiri dari semua anggota KPUD Kota Padang, perwakilan KPU Sumbar dan akademisi. (oca)
Mana Pengumuman PEMENANGNYA?????
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Perkenankan ambo kasih komentar…
Menurut pendapat orang-orang yang ambo dengar (dari orang-orang kecil, bukan dari yang berprofesi sebagai guru/pegawai) mereka umumnya menyukai Fauzi Bahar sebagai walikota Padang berikutnya, sebab kata mereka Pak Fauzi itu merakyatlah orangnya….Apalagi ada program-program yang disukai oleh masyarakat awam seperti: Subuh Mubarakah, Wirid Remaja, Memakai Jilbab bagi anak sekolah perempuan, Masak sakampuan….itu hal yang memikat hati rakyat kecil secara keseluruhan…..
HIDUP FAUZI BAHAR!!!!
Mana logo pilkada Padanggggg???
Kok ndak ada jawaban.
waduh ngak tau saya itu pak..kalau soal logo tanya saja langsung ke KPU nya pak..
saya malahan baru tahu, kalau ada lomba logo pilkada padang
assalamu’alaikum
saya setuju Pak Fauzi Bahar jd Walikota lagi
sptnya (ragu ya ci??) byk hal2 positif yg beliau berikan pd padang.
apalagi, adanya pesantren ramadhan, wirid remaja, pakaian muslimbagi siswi dll
tapi, semua itu jika Allah menghendaki dan yg terbaik lah yg akan terjadi nantinya
Assalamu’laikum..wr.w.
subhanalloh…cukup menrik tulisan sdr ini,..skrg udh resmi tuh calon..skrg sdh bis kah saudara menilai pasangan yg ada ini..kira2 mana yg layak jadi pemimpin masa depan..?
Tunggu tanggal 23
Mengenai Fauzi Bahar, saya tidak akan mengomentari kantong-kantong suaranya. Tapi saya akan mengomentari banyaknya katong suara yang ngacir dari Fauzi Bahar. Diantaranya, sekitar 14 ribu suara PNS Bukan untuk Fauzi Bahar. Diprediksi, Suara PNS untuk Yusman Kasim dan Muklis Sani.
Begitupun suara Pedang kakilima (PKL) dan ribuan suara supir angkot, bukan untuk Fauzi Bahar. Dari survey kampungan (Bukan LSI) yang saya lakukan, masih untuk Yusman Kasim dan Jasrial-muklis sani, ditambah untuk pasangan MUDA.
Fauzi Bahar yang didukung partai PAN dan PKS, tidak solit mendukung. Suara PAN dan PKS “pecah” ada yang lari ke calon lain. Sementara suara Muhamadiyah pun kini semangkin bulat mendukung Yusman Kasim, termasuk Partai yang dilahirkan oleh Muhamadiyah
Partai Matahari Bangsa.
Yah…. kalau saya uraikan semangkin panjang. Artinya, tipis kemungkinan Fauzi untuk menang. God Bay Fauzi Bahar.
hiiidddduuuup pak fauzi bahar…………….
pak fauzi pasti akan terpilih lagi, untuk menjadi walikota 5 tahun kedepan 2009 s.d 2014.
Alasan2 yang kuat membuat pak fauzi terpilih lagi :
1. Telah sukses menghilangkan terminal, jadi orang tidak perlu lagi harus menuju terminal untuk naik angkot.
2. Sewaktu akan membangun plaza, dipromosikan akan dibuatkan lantai bawah jadi terminal angkot, lantai 2 jadi parkir umum, ternyata janji itu bohong belaka, hooreee hidup pak fauzi pangicuah.
3.pak fauzi konsisten dalam pembangunan di bidang agama, dengan wajib berjilbab sampai ke anak tk, asma hul husna, subuh mubarakoh, yang telah membuat guru2 terhutang utk menunjang program pak fauzi, hiduuup pak fauziku
4.kalau pak fauziku sdh jadi walikota lagi, dia pasti akan menghilangkan pasar tradisionil yang kotor dan bau di pasar jawa itu, dan akan diganti dengan mall, maju terus pak fauziku
5.pak fauziku telah berhasil membangun lantamal di teluk bayur, yang akan mengahalangi, dunia pariwisata, dan import eksport.
6.pak fauziku membangun dengan berazazkan agama, sehingga secara juga siap utk sholat dengan agama apapun, kan masih warga kota padang, hooreee pak faiziku
7.semua kegiatan pak fauzi tetap berlandaskan agama, kami warga sangat senang dan gembira, tapi Tuhan belum tentu gembira karena agamanya sudah dipergalaskan, kalau Tuhan marah pak fauziku akan takaluak.
8. itu aja dulu yaa, hidup bapak fauzi baharku, yg sdh dapat mengaet pak mahyeldi, yang akan terkoloh nantinya kalau pak fauziku jadi diproses secara pidana….
Menjadi Orang Penting itu Baik Namun Menjadi Orang Baik itu Lebih Penting. Semoga siapapun yang memimpin Kota Padang kedepan tetap memprioritaskan bidang keagamaan dalam program pemerintahan. Tks Rifki
Untuk momon: Komen yang sangat lucu..
Pokoknya hidup Fauzi….(menghilangkan terminal) sehingga ada seorang teman yang baru pulang ke Padang setelah 6 tahun di Jawa…Eh dia bengong, terminalnya mana?? Kok mau ke Batusangkar naik, di depan Minang (malah sambil berlari…)
walah pak, sesuai dengan motto “Pasangan Fauzi-Mahyeldi Terbukti Membawa PErubahan”
mask memilih orang yang sama istri sendiri tidur saling membelakangi,malah lebih suka sama cina batam beranak lagi.mikir doong.
to rudy,
sopan ngomong tu,
jng asal ngomong aj,
klu benar,
mana buktinya?
Nomor urut perolehan suara Pilkada;
1.JAMU/YUSRA
2.YUSRA/JAMU
3.Fauzi-Mahyeldi
4.IMAM
5.MUDA
*lihat saja… nanti. Itu bukan ramalan Mama Lauren
Oke, Pak KL…
Kita buktikan saja nanti..
Mungkin yang akan menang dan nomor urutnya seperti ini:
1. Fauzi-Mahyeldi
2. YUSRA
3. JAMU
4. IMAM
5. MUDA
Tp Fauzi tak bakal peroleh 30 persen suara..
bakal ada putaran tahap 2…
Dan jelas hasilnya nanti, di putaran 2.. Fauzi gak bakal menang…
Atau bisa juga seperti ini:
1. Fauzi-Mahyeldi
2. JAMU
3. YUSRA
4. MUDA
5. IMAM
urutan perolehan suara adalah
1. IMAM
2. Fauzi-Mahyeldi
3. JAMU
4. MUDA
5. YUSRA
Hidup pak fauzi..
seorang pemimpin haruslah memiliki moral terutama sekali. Buat apa seorang manusia punya ilmu tapi tidak takut sama Tuhan. Saya sudah cukup banyak melihat perubahan yang sangat berarti di kota Padang, perubahan yang jauh kearah kebaikan. Semoga Pak Fauzi dapat melanjutkan kepemimpinan beliau. Saya sangsi beberapa calon walikota padang tidak memiliki moral, bertopeng senyum menadahkan tangan tapi sungguh meraka tergolong orang munafik..
Sekali lagi hidup Pak Fauzi
Allah SWT memberkati Anda …
hati-hati pemimpin yang terlalu berjiwa muda. semangatnya terlalu tinggi, untuk wanita dan korupsi.. pilih pemimpin yang betul-betul terjamin…!
kalo ga kuat iman, mungkin ada nih pasangan calon walikota/wakil yang gila kaya di ponorogo..
untuk momon, komentar nya bagus…saya setuju…berdasarkan fakta lapangan….
saya ga suka, agama jadikan dijadikan tameng buat ngukur kesuksesan, karena itu belumlah cukup….agak2 munafik aja….kalo gitu walikota sblmnyna masuk ke dprtemn agama aja deh….cocok tuh…
Seharusnya Kemajuan di bidang agama juga harus diikuti oleh kemajuan di bidang lainnya, seperti, Ekonomi…
Proyek mercusuar Padang Bay City??? agaknya itu omong kosong!!! dibuat kaya singapura….??? huhahahahahaaa…Bullshit!!!!
lebih baik bangun aja terminal, bioskop (nonton laskar pelangi nih!!!), pasar raya lebih diatur, tunjangan guru ditingkatkan….itu lebih baik dari pada Padang bay city….
Bagi “Fan’s Club Fauzi Bahar” hanya melihat sebelah mata saja.Cari , lihat dan buktikan mana yang benar.Jangan hanya melihat pada masyarakat kalangan “hight class” saja ,tapi coba lihat di masyarakat bawah.
Apakah masih ada yang ” Meng-Agungkannya”?
Pesantren Ramadhan,atau bentuk aktivitas religius lainnya yang ada di Kota Padang apakah karena ” Dia”? Berarti bukan karena kehendak kita sendiri sebagai masyarakat muslim.Kegiatan seperti ini, Dari abad ke abad sebenarnya sudah ada, cuman masih kurangnya minat dari masyarakat kita ( Tidak ada dana yang mendukung ). Sekarang kegiatan tersebut jadi Favorit karena dananya diambil dari APBD , yaa enaklaaaaa…. Akhir kata hutang Kota Padang Menumpuk.
Bagi yang belum Tau jangan sok tau, bisa aja depannya buya dibelakang buaya.
Pilihlah Fauzi apabila anda ingin menderita lagi.Jangan hanya lihat proyek-proyek yang manis saja. Proyek yang kecil saja kita dibohongi, ingat program Plat no. rumah yang bekerja sama denga Karang Taruna Padang.
Apakah kita tidak merasa dibohongi dengan sistem program ini?
Kalau anda bisa berpikir dan menelaah serta mencari siapa yang bisa mengembalikan kota ini jadi KOTA PADANG TERCINTA,Ganti Walikota lama dengan yang lebih Fix dan mementing kehidupan masyarakat yang ada di kota ini
,Bukan kehidupan diri sendiri.
Semua Calon Walikota dan pasangannya, semuanya bagus tapi asal jangan Fauzi.Kalo Mahyeldi sich…..No problem.
Andai fauzi bahar terpilih lagi…
saya ga mau kota saya miskin, korupsi marajela, kota malemak peak kayak pasar, padang tertinggal dengan kota sekitarnya (bukittinggi, solok, etc)….
saya ga rela mendengar jika kita sering disuruh ke mesjid, asmaul husna, wirid, TAPI……kota padang masih miskin, korupsi banyak, birokrasi amburadul,….
Sedih nya……
Masyarkat padang dibutakan dengan tameng agama!!! tapi dalamnya amburadul….
Percayalah……………!!!!!!
Kalau fauzi lagi menang
tolong olahraga kota Padang di benahi
Drs. RAHMAN ALUMNi FPOK 1984
ehmm..
mnrut saya fauzi bahar akan menang..
dr saya liat dr beberapa majalah dan situs2 tks sementara
– Fauzi Bahar/Mahyeldi sementara meraih
101.907 suara
– Yusman Kasim/Yul Akhiary Sastra meraih
43.879 suara
– Jasrial/Muchlis Sani (31.447)
– Mudrika/Dahnil Aswad (11.342)
– Ibrahim/Murlis Muhammad (10.900)
fauzi bahar akan menang,saya berharap jlan sepanjang pantai padang dpt cpt terselesaikan dan menjadikan objek wisata di pantai pdg yg indah dan menawan…
hehehe….
apa yang dikomentari dalam blog ini memang kenyataan bahwa fauzi bahar-mahyeldi menang dalam pilkada padang, siap kalah dan siap menang ternyata isapan jembol semua. siap menang dan tidak siap kalah merupakan cerminan karakter bangsa kita. 4 calon walikota padang tidak mau mengakui kekalahannya, seperti katak yang mau menjadi sapi.politisi yang hebat ketika dia mengakui kehebatan lawan politiknya, bercerminlah kepada Hillary sang kadidat yang kalah oleh Obama, apa yang dilakukan oleh Hillary apakah dia protes tidak mengakui kekalahannya tapi sungguh tidak terduga Hillary mengucapkan selamat atas Obama. adakah politisi seperti itu di Indonesia ? setelah saya mempelajari pilkada yang ada di Indonesia hanya ada satu partai yang mengaku atas kekalahannya yaitu PKS, ketika pilkada Jakarta PKS kalah pada saat itu pula PKS mengucapkan selamat atas Fauzi Bowono ? selamat atas PKS mudah-mudahan memberikan inspirasi bagi partai dan politisi yang lainnya.
ternyata sebanyak yang marah sebanyak itu pula yang mendukung bapak Fauzi Bahar. Saya yakin untuk kedepannya Bapak pasti akan lebih baik daripada yang sekarang. Memang mungkin apa yang mereka katakan itu banyak benarnya, tapi saya berharap itu semua bisa menjadi pemicu semangat Bapak untuk menjadikan Padang lebih baik lagi dari yang sebelumnya. Kami sangat berharap sekali bapak bisa memimpin Padang kembali dan bisa menyelesaikan program Bapak yang saat ini banyak terbengkalai.
Hidup Bapak Fauzi Bahar-Mahyeldi Ansharullah,
semoga Allah meredhoi dan senantiasa membimbing Bapak untuk memimpin Padang kembali.
amin