<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Alumni Thawalib Pembawa Ahmadiyah ke Indonesia</title>
	<atom:link href="http://orangmiskin.wordpress.com/2008/05/17/alumni-thawalib-pembawa-ahmadiyah-ke-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://orangmiskin.wordpress.com/2008/05/17/alumni-thawalib-pembawa-ahmadiyah-ke-indonesia/</link>
	<description>hidup itu seperti halte</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Nov 2009 16:23:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: ceritabella</title>
		<link>http://orangmiskin.wordpress.com/2008/05/17/alumni-thawalib-pembawa-ahmadiyah-ke-indonesia/#comment-506</link>
		<dc:creator>ceritabella</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 11:06:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orangmiskin.wordpress.com/2008/05/17/alumni-thawalib-pembawa-ahmadiyah-ke-indonesia-2/#comment-506</guid>
		<description>@ Usaamah al Faruqy :
Kalau anda tidak senang dengan tulisan yang dibuat oleh Harfianto silahkan, tapi anda jangan banyak bacot deh. Setiap orang berhak kok ngomong atau menuliskan apa yang ia inginkan. Lagian ini kan blognya punya Harfianto, bukan blog anda, terserah dia donk maw nulis apa...
Hahahaha...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Usaamah al Faruqy :<br />
Kalau anda tidak senang dengan tulisan yang dibuat oleh Harfianto silahkan, tapi anda jangan banyak bacot deh. Setiap orang berhak kok ngomong atau menuliskan apa yang ia inginkan. Lagian ini kan blognya punya Harfianto, bukan blog anda, terserah dia donk maw nulis apa&#8230;<br />
Hahahaha&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ceritabella</title>
		<link>http://orangmiskin.wordpress.com/2008/05/17/alumni-thawalib-pembawa-ahmadiyah-ke-indonesia/#comment-505</link>
		<dc:creator>ceritabella</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 10:56:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orangmiskin.wordpress.com/2008/05/17/alumni-thawalib-pembawa-ahmadiyah-ke-indonesia-2/#comment-505</guid>
		<description>Assalamu&#039;alikum...
Menurut saya si penulis tetap netral . Karena disini penulis tidak memasukkan OPINInya sendiri. Dia hanya menuliskan keterangan / info yang didapatkannya, karena si penulis adalah seorang wartawan. Dan saya yakin sekali bahwa si penulis ini tidak mempunyai agama yang double. Malah disini anda yang menurut saya kurang sopan mengatakan bahwa si penulis mempunyai agama double. Don&#039;t judge people if u don&#039;t know about him.Ok!
Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alikum&#8230;<br />
Menurut saya si penulis tetap netral . Karena disini penulis tidak memasukkan OPINInya sendiri. Dia hanya menuliskan keterangan / info yang didapatkannya, karena si penulis adalah seorang wartawan. Dan saya yakin sekali bahwa si penulis ini tidak mempunyai agama yang double. Malah disini anda yang menurut saya kurang sopan mengatakan bahwa si penulis mempunyai agama double. Don&#8217;t judge people if u don&#8217;t know about him.Ok!<br />
Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: iray</title>
		<link>http://orangmiskin.wordpress.com/2008/05/17/alumni-thawalib-pembawa-ahmadiyah-ke-indonesia/#comment-504</link>
		<dc:creator>iray</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 02:05:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orangmiskin.wordpress.com/2008/05/17/alumni-thawalib-pembawa-ahmadiyah-ke-indonesia-2/#comment-504</guid>
		<description>assalamualakm.ini bukan tentang anda penulisnetral. tetapi kenapa anda seperti menyetujui adanya organisasi yang mengaku agama islam yang bernabi dari india dan yang sudah kena sumpah oleh para ulama islam di india. menurut hemat saya ada menulis sejarah ini berarti anda menyetujui adanya agama sesat ini. maaf ada seperti mempunyai agama yang dobel2.kalo anda mao menulis lebih baik anda menulis tidak seperti mendukung kalo anda tidak mao disebut beragama 2.wasalam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualakm.ini bukan tentang anda penulisnetral. tetapi kenapa anda seperti menyetujui adanya organisasi yang mengaku agama islam yang bernabi dari india dan yang sudah kena sumpah oleh para ulama islam di india. menurut hemat saya ada menulis sejarah ini berarti anda menyetujui adanya agama sesat ini. maaf ada seperti mempunyai agama yang dobel2.kalo anda mao menulis lebih baik anda menulis tidak seperti mendukung kalo anda tidak mao disebut beragama 2.wasalam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: bambang</title>
		<link>http://orangmiskin.wordpress.com/2008/05/17/alumni-thawalib-pembawa-ahmadiyah-ke-indonesia/#comment-496</link>
		<dc:creator>bambang</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 20:14:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orangmiskin.wordpress.com/2008/05/17/alumni-thawalib-pembawa-ahmadiyah-ke-indonesia-2/#comment-496</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;Saya ingin menyampaikan beberapa cerita mengenai berbagai mukjizat yang dimiliki atau diceritakan oleh orang tua-tua dan beberapa Mubaligh Jemaat Ahmadiyah. Mudah-mudahan cerita ini dapat menambah keimanan kita semua.
1.Hujan dihentikan
Hampir semua Ahmadi pernah mendengar cerita mukjizat doa yang dilakukan oleh Mlv Rahmat Ali HAOT. Pada suatu masa terjadi pelaksanaan diskusi antara Mlv. Rahmat Ali HAOT dengan seorang pendeta kristen Bandung. Perdebatan berlangksung sangat sengit dan seperti biasa semua argumentasi sang pendeta dapat dipatahkan oleh Mlv Rahmat Ali.
Pada saat perdebatan berlangsung tiba-tiba terjadi turun hujan yang sangat lebat. Sang pendeta yang sudah terdesak dalam perdebatan tiba-tiba mengatakan kapada Mlv. Rahmat Ali HAOT :” jika anda memang seorang yang benar maka coba tuan hentikan hujan ini.” Mlv Rahmat Ali HAOT langsung menyambut dan berkata :” baik.” Dan beliau langsung berdoa dihadapan hadirin. Setelah doa beliau lakukan tiba-tiba hujan berhenti.
Apa yang terjadi dengan sang pendeta? Pendeta tersebut tidak mengakui mukjizat doa yang diperlihatkan oleh Mlv. Rahmat Ali HAOT. Dia menganggap kejadian hujan berhenti hanyalah suat kebetulan. Memang seseorang untuk dapat menerima kebenaran diperlukan karunia dari Allah SWT.&lt;/blockquote&gt;

Cerita berbau syirik

&lt;blockquote&gt;2. Kedatangan Rizki.
Bapak saya adalah murid dari Mlv Rahmat Ali HAOT. Bapak bercerita bahwa beliau selalu rajin ke petojo untuk sholat dan bertemu dengan sang Guru Mlv Rahmat Ali HAOT yang dicintainya. Suatu saat Mlv. Rahmat Ali mengatakan kepada bapak bahwa beliau sudah lama tidak makan enak. Spontan bapak mengajak Mlv Rahmat Ali untuk jalan mencari makan di luar. Mlv. Rahmat Ali kemudian bersabda kepada bapak:” tidak, tuan duduk saja disini nanti insya Allah akan datang rizki.” Karena itu bapak kemudian duduk saja dan tidak mengerti apa yang akan terjadi. Tidak berapa lama terdengar suara seorang ibu lajnah datang dan mengucapkan salam :” Assalamualaikum.” Apa yang diucapkan oleh Mlv Rahmat Ali HAOT menjadi kenyataan. Ibu lajnah itu membawa makanan berupa masakan ayam yang lezat untuk disampaikan kepada sang guru yang dicintainya Mlv Rahmat Ali HAOT. Masya Allah.&lt;/blockquote&gt;

Itu kebetulan saja....
Jika Rahmat Ali tau Bpk Anda akan mendapat rizki sebelum terjadi, itu syirik namanya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Saya ingin menyampaikan beberapa cerita mengenai berbagai mukjizat yang dimiliki atau diceritakan oleh orang tua-tua dan beberapa Mubaligh Jemaat Ahmadiyah. Mudah-mudahan cerita ini dapat menambah keimanan kita semua.<br />
1.Hujan dihentikan<br />
Hampir semua Ahmadi pernah mendengar cerita mukjizat doa yang dilakukan oleh Mlv Rahmat Ali HAOT. Pada suatu masa terjadi pelaksanaan diskusi antara Mlv. Rahmat Ali HAOT dengan seorang pendeta kristen Bandung. Perdebatan berlangksung sangat sengit dan seperti biasa semua argumentasi sang pendeta dapat dipatahkan oleh Mlv Rahmat Ali.<br />
Pada saat perdebatan berlangsung tiba-tiba terjadi turun hujan yang sangat lebat. Sang pendeta yang sudah terdesak dalam perdebatan tiba-tiba mengatakan kapada Mlv. Rahmat Ali HAOT :” jika anda memang seorang yang benar maka coba tuan hentikan hujan ini.” Mlv Rahmat Ali HAOT langsung menyambut dan berkata :” baik.” Dan beliau langsung berdoa dihadapan hadirin. Setelah doa beliau lakukan tiba-tiba hujan berhenti.<br />
Apa yang terjadi dengan sang pendeta? Pendeta tersebut tidak mengakui mukjizat doa yang diperlihatkan oleh Mlv. Rahmat Ali HAOT. Dia menganggap kejadian hujan berhenti hanyalah suat kebetulan. Memang seseorang untuk dapat menerima kebenaran diperlukan karunia dari Allah SWT.</p></blockquote>
<p>Cerita berbau syirik</p>
<blockquote><p>2. Kedatangan Rizki.<br />
Bapak saya adalah murid dari Mlv Rahmat Ali HAOT. Bapak bercerita bahwa beliau selalu rajin ke petojo untuk sholat dan bertemu dengan sang Guru Mlv Rahmat Ali HAOT yang dicintainya. Suatu saat Mlv. Rahmat Ali mengatakan kepada bapak bahwa beliau sudah lama tidak makan enak. Spontan bapak mengajak Mlv Rahmat Ali untuk jalan mencari makan di luar. Mlv. Rahmat Ali kemudian bersabda kepada bapak:” tidak, tuan duduk saja disini nanti insya Allah akan datang rizki.” Karena itu bapak kemudian duduk saja dan tidak mengerti apa yang akan terjadi. Tidak berapa lama terdengar suara seorang ibu lajnah datang dan mengucapkan salam :” Assalamualaikum.” Apa yang diucapkan oleh Mlv Rahmat Ali HAOT menjadi kenyataan. Ibu lajnah itu membawa makanan berupa masakan ayam yang lezat untuk disampaikan kepada sang guru yang dicintainya Mlv Rahmat Ali HAOT. Masya Allah.</p></blockquote>
<p>Itu kebetulan saja&#8230;.<br />
Jika Rahmat Ali tau Bpk Anda akan mendapat rizki sebelum terjadi, itu syirik namanya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: lana</title>
		<link>http://orangmiskin.wordpress.com/2008/05/17/alumni-thawalib-pembawa-ahmadiyah-ke-indonesia/#comment-485</link>
		<dc:creator>lana</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2009 16:33:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orangmiskin.wordpress.com/2008/05/17/alumni-thawalib-pembawa-ahmadiyah-ke-indonesia-2/#comment-485</guid>
		<description>saya pernah punya pengalaman; waktu itu saya bersiap shalat jum&#039;at di masjid kampus saya unisba (karena kebetulan saya memang sedang berada di kampus dimana saya terdaftar sebagai mahasiswa d perguruan tinggi ybs), tetapi tiba - tiba teman sekampus saya mengajak saya dan teman saya yg lain untuk shalat jum&#039;at di masjid di luar kampus, karena katanya coba shalatnya di masjid yg dia rekomendasikan saja. Akhirnya kita bertiga naik angkot menuju ke masjid tsb. Setelah itu teman saya memberhentikan angkot di sekitar wilayah astana anyar bandung. tiba kita d masjid tsb, pertama saya tidak berpikir apa2 dan langsung masuk ke masjid tersebut untuk mengambil air wudhu, tapi begitu masuk gerbang masjid saya agak kaget melihat banyak perempuan dengan mengenakan mukena jg bersiap ikut shalat dan posisinya tidak satu ruangan dengan jamaah laki2nya....karena pengalaman shalat jum&#039;at saya selama ini baru saya lihat ada perempuan jg ikut shalat jum&#039;at, dengan terheran - heran saya pun mengambil air wudhu, dan saya lihat banyak istilah2 di masjid tersebut yang agak asing di mata saya, terlebih ketika masuk ke dalam ruang utama masjid dimana jamaah laki2 berada ada hijab yang membagi ruang masjid menjadi dua, kanan dan kiri masjid (setahu saya hijab itu membagi ruang masjid depan dan belakang, depan untuk jamaah laki2 dan belakang untuk jamaah perempuan, yang khusus untuk hari jum&#039;at hijab itu pun ditiadakan). dan semakin kaget ternyata hijab kanan kiri itu untuk memisahkan jamaah laki2 yang tua dan muda, tetapi saya tetap melanjutkan shalat jum&#039;at saya pada waktu itu dan saya pun sempat mendengar khotbah khotib yang berbicara mengenai iuran dari tiap jamaah (tidak tahu apa istilahnya) untuk organisasi, aksen pelafalan surat2 alqur&#039;an yg terdengar berbeda dan baru di telinga saya.lalu setelah selesai shalat baru saya lihat di plang nama masjid itu ternyata masjid jamaah ahmadiyah....(Wallahu alam bi sawab). terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya pernah punya pengalaman; waktu itu saya bersiap shalat jum&#8217;at di masjid kampus saya unisba (karena kebetulan saya memang sedang berada di kampus dimana saya terdaftar sebagai mahasiswa d perguruan tinggi ybs), tetapi tiba &#8211; tiba teman sekampus saya mengajak saya dan teman saya yg lain untuk shalat jum&#8217;at di masjid di luar kampus, karena katanya coba shalatnya di masjid yg dia rekomendasikan saja. Akhirnya kita bertiga naik angkot menuju ke masjid tsb. Setelah itu teman saya memberhentikan angkot di sekitar wilayah astana anyar bandung. tiba kita d masjid tsb, pertama saya tidak berpikir apa2 dan langsung masuk ke masjid tersebut untuk mengambil air wudhu, tapi begitu masuk gerbang masjid saya agak kaget melihat banyak perempuan dengan mengenakan mukena jg bersiap ikut shalat dan posisinya tidak satu ruangan dengan jamaah laki2nya&#8230;.karena pengalaman shalat jum&#8217;at saya selama ini baru saya lihat ada perempuan jg ikut shalat jum&#8217;at, dengan terheran &#8211; heran saya pun mengambil air wudhu, dan saya lihat banyak istilah2 di masjid tersebut yang agak asing di mata saya, terlebih ketika masuk ke dalam ruang utama masjid dimana jamaah laki2 berada ada hijab yang membagi ruang masjid menjadi dua, kanan dan kiri masjid (setahu saya hijab itu membagi ruang masjid depan dan belakang, depan untuk jamaah laki2 dan belakang untuk jamaah perempuan, yang khusus untuk hari jum&#8217;at hijab itu pun ditiadakan). dan semakin kaget ternyata hijab kanan kiri itu untuk memisahkan jamaah laki2 yang tua dan muda, tetapi saya tetap melanjutkan shalat jum&#8217;at saya pada waktu itu dan saya pun sempat mendengar khotbah khotib yang berbicara mengenai iuran dari tiap jamaah (tidak tahu apa istilahnya) untuk organisasi, aksen pelafalan surat2 alqur&#8217;an yg terdengar berbeda dan baru di telinga saya.lalu setelah selesai shalat baru saya lihat di plang nama masjid itu ternyata masjid jamaah ahmadiyah&#8230;.(Wallahu alam bi sawab). terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
