jump to navigation

Buku Obral, Omzet Rp 5 juta April 30, 2008

Posted by orangmiskin in berita, hidup.
Tags: , , , , ,
trackback

Pameran buku di bangindo azis chan di jual rata -rata lima ribu rupiah (11)

Sumbar gudangnya industri otak bukan sekedar ungkapan. Hampir di setiap pameran, bazar dan pesta buku, pengunjung selalu memadati arena. Apalagi jika dilabeli kata-kata diskon, murah dan obral. Di ajang Pesta Buku Minangkabau 2008 ini contohnya. Buku obral serba lima ribu menjadi stand paling favorit.

Dari puluhan stand penerbit yang ambil bagian dalam Pesta Buku di Gedung Badingo Aziz Chan ini, stand Yusuf Ridho Agency menjadi stand paling diserbu. Sejak di buka pagi hari hingga kembali tutup sekitar pukul 21.00 wib, peminat buku tidak silih berganti datang. Apa yang mereka cari, kalau bukan penawaran buku murah seharga Rp 5 ribu.

Pemilik Yusuf Ridho Agency, Abdurahman Soleh kepada Posmetro, Selasa (29/4) mengatakan, selama 4 hari berpameran rata-rata dirinya bisa mengantongi omset hingga mencapai Rp 5 juta/hari. “Alhamdulilah mas, ramai. Satu hari rata-rata kami bisa dapat Rp 5 juta,” kata Rahman panggilan akrabnya.

Yusuf Ridho Agency adalah agen buku yang berasal dari Jokjakarta. Berpameran dan ikut bazar bukan hal yang baru bagi Abdurahman. Hampir setiap pameran yang diadakan di berbagai provinsi, dia lewat Yusuf Ridho Agency, dipastikan ambil bagian. Untuk Sumatera saja, kata pria yang tidak menamatkan SD ini, Padang merupakan kota ketiga, setelah Palembang dan Jambi.

Di stand ini, penikmat buku bisa mengaduk-ngaduk tumpukan buku serba lima ribunya. Buku murah ini memang ditumpuknya di lantai stand. Sedang buku lainnya, yang lebih mahal, taruhlah Rp 10 ribu, Rp 15 ribu dan Rp 20 ribu diletakan di rak-rak yang tersandar di dinding stand. Umumnya buku bekas.

Tidak sulit menemukan stand yang diberi slogan bursa buku murah se Indonesia ini. Tempatnya persis di sebelah kanan ujung pintu masuk gedung bagindo aziz chan. Biasanya pengunjung tidak mau hanya membeli satu atau dua buku saja. “Nanggung jika hanya satu buku. Ini saya ambil 10 biji. Kan baru Rp 50 ribu. Coba kalau di Gramedia, bisa kena Rp 400 ribu. Jarang-jarang ada yang kayak ginian di Padang,” kata Anita. Ditangannya, warga Pasar Baru ini mengapit 10 novel tipis berbagai pengarang.

Harga memang selalu identik dengan kualitas. Hal itu juga berlaku disini. Sulit menemukan novel-novel terbitan kelompok Gramedia, Mizan atau sederet penerbit top lainnya. Bisa jadi tidak dijual murah, tapi bukan berarti tidak ada. Jika anda beruntung, bisa juga mendapatkan buku-buku itu, asalkan lebih sabar mengudak-udak tumpukan buku yang menggunung.

“Buku-buku ini saya dapatkan dari penerbit dan agen di Jokja dan Jakarta. Untuk pameran di Padang ini, kami bawa 40 koli (kardus). Agak sedikit memang, jika dibanding saat kami di Palembang yang bawa 60 koli,” tambah Rahman. Dia hadir di Padang menggantikan bapaknya yang tidak bisa ikut.

Bersama orang tuanya, Abdurahman berkali-kali keluar daerah mengikuti pameran. Akibat sering berpergian, pendidikannya pun jadi terganggu. Buntutnya, Rahman berhenti sekolah di kelas V SD. Kalau dihitung, sekarang harusnya dia sudah kelas II SMA. “Karena sering pergi, ya gini jadinya. Ngak bisa sekolah lagi,” kata Rahman yang tidak hobi membaca ini, namun suka mengoleksi buku dengan dialek Jokja yang sangat kental. (nto)

Komentar»

1. Maruhum Sidauruk - Desember 3, 2008

Akhir Desember ini juga yakni sejak tanggal 29 Nopember hingga 07 Desember 2008 nanti,Yusuf Ridho Agency juga menjadi pilihan favorit untuk stand Pesta buku yang di kunjungi khalayak ramai. Untuk hari ketiga Yusuf Ridho Agency sudah mengantongi lebih kurang lima puluh juta rupiah,wow sungguh fantastis. Betapa tidak memang benar bahwa buku yang ditawarkanpun cukup menarik dari harga Rp.10.000,- hingga Rp.99.900,- padahal kita hanya akan bisa mendapatkan itu di Toko buku dengan harga Rp.45.000,- sampai Rp.950.000,- per eksemplarnya.
Buku Biology The Living Science misalnya kamu cukup bayarnya Rp.99.900,- Padahal harga standard internasionlnya adalah $82.00 ditambah ongkos kirim dari Amerika,wah bisa habis sampai Rp.1.500.000,-.
Belum lagi buku Writing And Grammar Communication in action yang terdiri dari Ruby Level,Platinum Level dan Diamond Level, masing masing cukup merogoh kocek Rp.95.000,-/pcs. Yang membuat buku ini akan menjadi sejarah adalah karena kamu akan mendapatkannya hanya di kota Medan. Sehingga insan pendidikan luar kota hingga pulau Jawa harus memesannya ke Yusuf Ridho Agency ini. Maka tidak heran kalau stand Abdurahman soleh ini menjadi kerumunan penggila buku.Apalagi kota Medan sudah tidak asing lagi dengan istilah dan gelar sebagai insan insan pendidikan.
Horas Medan….hidup Yogyakarta.