<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Melongok Shalat Jumat Jemaat Ahmadiyah</title>
	<atom:link href="http://orangmiskin.wordpress.com/2008/04/18/melongok-shalat-jumat-jemaat-ahmadiyah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://orangmiskin.wordpress.com/2008/04/18/melongok-shalat-jumat-jemaat-ahmadiyah/</link>
	<description>hidup itu seperti halte</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Nov 2009 16:23:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: BEN</title>
		<link>http://orangmiskin.wordpress.com/2008/04/18/melongok-shalat-jumat-jemaat-ahmadiyah/#comment-494</link>
		<dc:creator>BEN</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2009 11:01:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orangmiskin.wordpress.com/2008/04/18/melongok-shalat-jumat-di-masjib-jemaat-ahmadiyah/#comment-494</guid>
		<description>AHMADIYAH salah bentuk dari propaganda kaum kuffar untuk memecah belah umat islam,kepada kaum muslimin yang masih mengaku bersyahadat lawan!! WALAUPUN HANYA DENGAN KEKUATAN HATI.jangan beri mereka ruang untuk menyesatkan anak cucu kita...!!!!
&quot;ALLAHU AKBAR,ALLAHU AKBAR&quot;ALLAHU AKBAR</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AHMADIYAH salah bentuk dari propaganda kaum kuffar untuk memecah belah umat islam,kepada kaum muslimin yang masih mengaku bersyahadat lawan!! WALAUPUN HANYA DENGAN KEKUATAN HATI.jangan beri mereka ruang untuk menyesatkan anak cucu kita&#8230;!!!!<br />
&#8220;ALLAHU AKBAR,ALLAHU AKBAR&#8221;ALLAHU AKBAR</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Deddy</title>
		<link>http://orangmiskin.wordpress.com/2008/04/18/melongok-shalat-jumat-jemaat-ahmadiyah/#comment-461</link>
		<dc:creator>Deddy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 08:05:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orangmiskin.wordpress.com/2008/04/18/melongok-shalat-jumat-di-masjib-jemaat-ahmadiyah/#comment-461</guid>
		<description>Quote:
Ajaran sesat ko aneh ya sudah 100 tahun tapi masih hidup &amp; terus berkembang pesat, 

jawab:
Ke GE ER an, Ajaran kristen saja berkembang luas dibandingkan ahmadiyah. Kalau karena alasan berkembang pesat, kenapa tidak memeluk kristen saja? 

Quote:
walaupun banyak dilarang beredar tapi malah ngetop :

jawab:
Ngetop itu ada dua jalan yaitu buruk atau baik. Seperti Escobar begitu ngetop, apa itu berarti dia itu orang yg benar? logika digunakan bang. Seperti Musailamah al kadzab saja terkenal karena dirinya adalah nabi palsu. Cocok dong ghulam ahmad dengan musailamah al kadzab karena sama-sama ngetopnya dan sama-sama nabi palsu :D 

Quote:
malah jadi jemaat terbesar ada cabang di 200 negara (barat &amp; eropa)

jawab:
haaa...haaa kalah dong dengan Alian baha&#039;i yang sudah ada di 230 negara. Apa anda sudah dicek yang ada di barat &amp; eropa, banyak pengikutnya? jangan-jangan hanya mubalighnya saja yang diutus diberbagai negara agar terkesan ahmadiyah ada di 200 negara. Seperti katanya Hasan Audah (Mantan Ahmadi) bahwa di negeri cina hanya ada bapak Usman Chao yg sebagai mubaligh.
&quot;Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)&quot; (QS.6:116)
Seharusnya anda mencari jemaat yang jauh lebih kecil berdasaran ayat diatas seperti salamulah, NII, atau LDII, dll yg jauh lebih kecil dari Ahmadiyah.. Jadi kenapa memilih jemaat terbesar seperti ahmadiyah. Jarang membaca Al-Qur&#039;an ya bung?

Quote:
- malah punya Media Dakwah yg canggih Muslim Televisi Ahmadiah (MTA).

jawab:
Apa ada di Al-Qur&#039;an dengan mempunyai media dakwah pasti golongan y benar. Tolong dong tunjukkan ayatnya. AA Gym saja punya MQ Channel (media dakwah) yangbisa anda lihat melalui parabola.
Non Ahmadi yang punya panti asuhan anak yatim piatu nggak sesombong ahmadiyah. Menurut anda ahmadiyah punya panti asuhan ada berapa sih? apa di 200 negara? boro-boro 200 negara, di indonesia saja apa bisa anda sebutkan ada berapa saja panti asuhan yg dimiliki ahmadiyah? :D 
Anda tahu tidak ganjarannya memelihara anak yatim piatu? dan anda buka Al-Qur&#039;an bagi orang yang tidak memelihara anak yatim piatu.

Quote:
- Malah Terus menyebarkan Alquran dalam berbagai bahasa ke berbagai negara

jawaban:
ini bukan jaminan bahwa anda golongan yg benar. Orang kristen saja injilnya berbagai macam bahasa dan itupun bukan jaminan agama mereka adalah agama yang benar.

Quote:
- malah punya khalifah yg terus menerus (seperti kalifah Rasidin)

jawab
Bagaimana bisa disamakan dengan khulafau Rasyidin. Ahmadiyah kekhalifahannya dipimpin oleh nabi palsu sedangkan khulafau Rasyidin dibawah kepimpinan Rasulullah SAW yang diangkat oleh Allah. Khalifah pada zaman Rasulullah berkecimpung pula dalam politik sedangkan khalifah ahmadiyah apa ada berkecimpung dibidang politik.

Quote:
- Malah punya Mesjid di berbagai Negara

jawab:
Di berbagai memangya anda tidak pernah non ahmadi memiliki masjid? Tunjukkin ayatnya kalau Allah pernah mengatakan golongan yg benar harus mempunyai masjid di berbagai negara. Yang penting itu dalil bang. Jika nggak ada dalilnya sama juga kelihatan bo&#039;ongnya.

Quote:
Malah punya Lembaga kemanusiaan &amp; bencana Alam yg bernama Humanity Fisrt termasuk penyumbang terbesar ketika bencana alam di Aceh/sunami

jawab:
Haaa...haaa jadi selama ini hanya baru nyumbang di aceh saja bang. Apa anda belum pernah mendegar non ahmadi menyumbang pada saat bencana. Allah tidak pernah menilai dari seberapa besar sumbangan dikeluarkan tetapi bagi Allah 100 perak pun dihargai oleh Allah jika dalam hatinya ada rasa ikhlas. Anda lihat saja di majalah bisyarat, ahmadi yang menjadi sukarelawan itu jumlahnya berapa sih dibandingkan non ahmadi?

quote:
- Malah paling berani &amp; menang debat dengan agama Kriten/katolik (ditakuti debatnya)

jawab:
Ngapain juga ngurusin orang kristen. Ngurusin umat islam sendiri saja belum becus mau ngurusin agama orang lain. Memangnya ada perintah Allah untuk menarik umat kristen untuk menjadi umat Islam.
apa tidak bertentangan dengan ayat ini:
&quot;Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat&quot; (QS.2:256)
Jadi mau mereka kafir atau tidak itu urusan mereka karena perbuatan mereka akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Tidak ada paksaan bagi kita untuk memaksa. Justru orang-orang non ahmadi lebih mengerti daripada ahmadi (Baca baik-baik ayat tsb).

Quote:
- Malah santun motonya “love for all and hatred for none”

jawab:
baca postingan saya Desember 19, 2008 at 7:07, apa terbukti kebenaran slogan tsb. Pada saat ahmad hariadi berusaha menemui khalifah ahmadiyah melakukan kekerasan atau tidak? Baca deh  bukunya ahmad hariadi &quot;mengapa saya keluar dari ahmadiyah&quot;, ada atau tidak ketika ahmadi memperebutkan suatu jabatan sampai bertengkar.
Slogan itu tidak terbukti pak.

Quote:
Malah bisa bangun mesjid tanpa harus minta2 sumbangan di jalan

jawab:
Apa semua non ahmadi untuk membangun masjid selalu meminta-minta di jalan. Anda lihat Arab Saudi. Untuk membangun masjid saja tidak meminta-minta dijalan. Justru tindakan ahmadiyah lebih hina dibanding orang yg meminta-minta dijalan tanpa adanya paksaan dibanding apa yang dilakukan ghulam ahmad  dengan cara mengancam memecat seseorang apabila tidak membayar candah 3 bukan berturut-turut.
lihat http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showtopic=62  Posted: Jul 22 2007, 11:05 AM
Saya mau ingin tahu komentar anda ttg perkataan ghulam amad tsb. Ini akidah baru atau bukan? Arti &quot;akidah&quot; itu apa sih menurut anda?

Quote:
gimana cara berantasnya Ya … Cepe deh…,
malah kita jadi pecah belah saling ngeributin ahmadiah ehh yg di ributin malah maju,
cape lagi dehhh … jadi siapa yg sesat ya ???
Pikir sendiri Pake Logika ( kalo males mikir … cape benget deh…)

jawab:
Haaa...haaa..haaa anda lihat orang kristen apa bisa diberantas. Katanya &quot;paling berani &amp; menang debat dengan agama Kriten/katolik&quot;, kenapa agama kristen semakin besar....capee deh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Quote:<br />
Ajaran sesat ko aneh ya sudah 100 tahun tapi masih hidup &amp; terus berkembang pesat, </p>
<p>jawab:<br />
Ke GE ER an, Ajaran kristen saja berkembang luas dibandingkan ahmadiyah. Kalau karena alasan berkembang pesat, kenapa tidak memeluk kristen saja? </p>
<p>Quote:<br />
walaupun banyak dilarang beredar tapi malah ngetop :</p>
<p>jawab:<br />
Ngetop itu ada dua jalan yaitu buruk atau baik. Seperti Escobar begitu ngetop, apa itu berarti dia itu orang yg benar? logika digunakan bang. Seperti Musailamah al kadzab saja terkenal karena dirinya adalah nabi palsu. Cocok dong ghulam ahmad dengan musailamah al kadzab karena sama-sama ngetopnya dan sama-sama nabi palsu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p>
<p>Quote:<br />
malah jadi jemaat terbesar ada cabang di 200 negara (barat &amp; eropa)</p>
<p>jawab:<br />
haaa&#8230;haaa kalah dong dengan Alian baha&#8217;i yang sudah ada di 230 negara. Apa anda sudah dicek yang ada di barat &amp; eropa, banyak pengikutnya? jangan-jangan hanya mubalighnya saja yang diutus diberbagai negara agar terkesan ahmadiyah ada di 200 negara. Seperti katanya Hasan Audah (Mantan Ahmadi) bahwa di negeri cina hanya ada bapak Usman Chao yg sebagai mubaligh.<br />
&#8220;Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)&#8221; (QS.6:116)<br />
Seharusnya anda mencari jemaat yang jauh lebih kecil berdasaran ayat diatas seperti salamulah, NII, atau LDII, dll yg jauh lebih kecil dari Ahmadiyah.. Jadi kenapa memilih jemaat terbesar seperti ahmadiyah. Jarang membaca Al-Qur&#8217;an ya bung?</p>
<p>Quote:<br />
- malah punya Media Dakwah yg canggih Muslim Televisi Ahmadiah (MTA).</p>
<p>jawab:<br />
Apa ada di Al-Qur&#8217;an dengan mempunyai media dakwah pasti golongan y benar. Tolong dong tunjukkan ayatnya. AA Gym saja punya MQ Channel (media dakwah) yangbisa anda lihat melalui parabola.<br />
Non Ahmadi yang punya panti asuhan anak yatim piatu nggak sesombong ahmadiyah. Menurut anda ahmadiyah punya panti asuhan ada berapa sih? apa di 200 negara? boro-boro 200 negara, di indonesia saja apa bisa anda sebutkan ada berapa saja panti asuhan yg dimiliki ahmadiyah? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Anda tahu tidak ganjarannya memelihara anak yatim piatu? dan anda buka Al-Qur&#8217;an bagi orang yang tidak memelihara anak yatim piatu.</p>
<p>Quote:<br />
- Malah Terus menyebarkan Alquran dalam berbagai bahasa ke berbagai negara</p>
<p>jawaban:<br />
ini bukan jaminan bahwa anda golongan yg benar. Orang kristen saja injilnya berbagai macam bahasa dan itupun bukan jaminan agama mereka adalah agama yang benar.</p>
<p>Quote:<br />
- malah punya khalifah yg terus menerus (seperti kalifah Rasidin)</p>
<p>jawab<br />
Bagaimana bisa disamakan dengan khulafau Rasyidin. Ahmadiyah kekhalifahannya dipimpin oleh nabi palsu sedangkan khulafau Rasyidin dibawah kepimpinan Rasulullah SAW yang diangkat oleh Allah. Khalifah pada zaman Rasulullah berkecimpung pula dalam politik sedangkan khalifah ahmadiyah apa ada berkecimpung dibidang politik.</p>
<p>Quote:<br />
- Malah punya Mesjid di berbagai Negara</p>
<p>jawab:<br />
Di berbagai memangya anda tidak pernah non ahmadi memiliki masjid? Tunjukkin ayatnya kalau Allah pernah mengatakan golongan yg benar harus mempunyai masjid di berbagai negara. Yang penting itu dalil bang. Jika nggak ada dalilnya sama juga kelihatan bo&#8217;ongnya.</p>
<p>Quote:<br />
Malah punya Lembaga kemanusiaan &amp; bencana Alam yg bernama Humanity Fisrt termasuk penyumbang terbesar ketika bencana alam di Aceh/sunami</p>
<p>jawab:<br />
Haaa&#8230;haaa jadi selama ini hanya baru nyumbang di aceh saja bang. Apa anda belum pernah mendegar non ahmadi menyumbang pada saat bencana. Allah tidak pernah menilai dari seberapa besar sumbangan dikeluarkan tetapi bagi Allah 100 perak pun dihargai oleh Allah jika dalam hatinya ada rasa ikhlas. Anda lihat saja di majalah bisyarat, ahmadi yang menjadi sukarelawan itu jumlahnya berapa sih dibandingkan non ahmadi?</p>
<p>quote:<br />
- Malah paling berani &amp; menang debat dengan agama Kriten/katolik (ditakuti debatnya)</p>
<p>jawab:<br />
Ngapain juga ngurusin orang kristen. Ngurusin umat islam sendiri saja belum becus mau ngurusin agama orang lain. Memangnya ada perintah Allah untuk menarik umat kristen untuk menjadi umat Islam.<br />
apa tidak bertentangan dengan ayat ini:<br />
&#8220;Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat&#8221; (QS.2:256)<br />
Jadi mau mereka kafir atau tidak itu urusan mereka karena perbuatan mereka akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Tidak ada paksaan bagi kita untuk memaksa. Justru orang-orang non ahmadi lebih mengerti daripada ahmadi (Baca baik-baik ayat tsb).</p>
<p>Quote:<br />
- Malah santun motonya “love for all and hatred for none”</p>
<p>jawab:<br />
baca postingan saya Desember 19, 2008 at 7:07, apa terbukti kebenaran slogan tsb. Pada saat ahmad hariadi berusaha menemui khalifah ahmadiyah melakukan kekerasan atau tidak? Baca deh  bukunya ahmad hariadi &#8220;mengapa saya keluar dari ahmadiyah&#8221;, ada atau tidak ketika ahmadi memperebutkan suatu jabatan sampai bertengkar.<br />
Slogan itu tidak terbukti pak.</p>
<p>Quote:<br />
Malah bisa bangun mesjid tanpa harus minta2 sumbangan di jalan</p>
<p>jawab:<br />
Apa semua non ahmadi untuk membangun masjid selalu meminta-minta di jalan. Anda lihat Arab Saudi. Untuk membangun masjid saja tidak meminta-minta dijalan. Justru tindakan ahmadiyah lebih hina dibanding orang yg meminta-minta dijalan tanpa adanya paksaan dibanding apa yang dilakukan ghulam ahmad  dengan cara mengancam memecat seseorang apabila tidak membayar candah 3 bukan berturut-turut.<br />
lihat <a href="http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showtopic=62" rel="nofollow">http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showtopic=62</a>  Posted: Jul 22 2007, 11:05 AM<br />
Saya mau ingin tahu komentar anda ttg perkataan ghulam amad tsb. Ini akidah baru atau bukan? Arti &#8220;akidah&#8221; itu apa sih menurut anda?</p>
<p>Quote:<br />
gimana cara berantasnya Ya … Cepe deh…,<br />
malah kita jadi pecah belah saling ngeributin ahmadiah ehh yg di ributin malah maju,<br />
cape lagi dehhh … jadi siapa yg sesat ya ???<br />
Pikir sendiri Pake Logika ( kalo males mikir … cape benget deh…)</p>
<p>jawab:<br />
Haaa&#8230;haaa..haaa anda lihat orang kristen apa bisa diberantas. Katanya &#8220;paling berani &amp; menang debat dengan agama Kriten/katolik&#8221;, kenapa agama kristen semakin besar&#8230;.capee deh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Arta</title>
		<link>http://orangmiskin.wordpress.com/2008/04/18/melongok-shalat-jumat-jemaat-ahmadiyah/#comment-441</link>
		<dc:creator>Arta</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 06:47:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orangmiskin.wordpress.com/2008/04/18/melongok-shalat-jumat-di-masjib-jemaat-ahmadiyah/#comment-441</guid>
		<description>Ajaran sesat ko aneh ya sudah 100 tahun tapi masih hidup &amp; terus berkembang pesat, walaupun banyak dilarang beredar tapi malah ngetop :
- malah jadi jemaat terbesar ada cabang di 200 negara (barat &amp; eropa)
- malah punya Media Dakwah yg canggih Muslim Televisi Ahmadiah (MTA).
- Malah Terus menyebarkan Alquran dalam berbagai bahasa ke berbagai negara
- malah punya khalifah yg terus menerus (seperti kalifah Rasidin)
- Malah punya Mesjid di berbagai Negara
- Malah punya Lembaga kemanusiaan &amp; bencana Alam yg bernama Humanity Fisrt termasuk penyumbang terbesar ketika bencana alam di Aceh/sunami
-	Malah paling berani &amp; menang debat dengan agama Kriten/katolik (ditakuti debatnya)
- Malah santun motonya “love for all and hatred for none”
- Malah bisa bangun mesjid tanpa harus minta2 sumbangan di jalan 
gimana cara berantasnya Ya … Cepe deh…,
malah kita jadi pecah belah saling ngeributin ahmadiah ehh yg di ributin malah maju,
cape lagi dehhh … jadi siapa yg sesat ya ??? 
Pikir sendiri Pake Logika ( kalo males mikir … cape benget deh…)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ajaran sesat ko aneh ya sudah 100 tahun tapi masih hidup &amp; terus berkembang pesat, walaupun banyak dilarang beredar tapi malah ngetop :<br />
- malah jadi jemaat terbesar ada cabang di 200 negara (barat &amp; eropa)<br />
- malah punya Media Dakwah yg canggih Muslim Televisi Ahmadiah (MTA).<br />
- Malah Terus menyebarkan Alquran dalam berbagai bahasa ke berbagai negara<br />
- malah punya khalifah yg terus menerus (seperti kalifah Rasidin)<br />
- Malah punya Mesjid di berbagai Negara<br />
- Malah punya Lembaga kemanusiaan &amp; bencana Alam yg bernama Humanity Fisrt termasuk penyumbang terbesar ketika bencana alam di Aceh/sunami<br />
-	Malah paling berani &amp; menang debat dengan agama Kriten/katolik (ditakuti debatnya)<br />
- Malah santun motonya “love for all and hatred for none”<br />
- Malah bisa bangun mesjid tanpa harus minta2 sumbangan di jalan<br />
gimana cara berantasnya Ya … Cepe deh…,<br />
malah kita jadi pecah belah saling ngeributin ahmadiah ehh yg di ributin malah maju,<br />
cape lagi dehhh … jadi siapa yg sesat ya ???<br />
Pikir sendiri Pake Logika ( kalo males mikir … cape benget deh…)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: deddy</title>
		<link>http://orangmiskin.wordpress.com/2008/04/18/melongok-shalat-jumat-jemaat-ahmadiyah/#comment-416</link>
		<dc:creator>deddy</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 07:07:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orangmiskin.wordpress.com/2008/04/18/melongok-shalat-jumat-di-masjib-jemaat-ahmadiyah/#comment-416</guid>
		<description>Semboyan “Love for all, hatred for none” (Cinta kepada semua, tak ada benci kepada siapapun)

Namanya juga slogan dan siapapun bisa membuat slogan apapun. Yang kita lihat itu faktanya, apakah perbuatan yang dilakukan sesuai dengan slogan tersebut. Sama halnya Israel yang mempunyai slogan kalau tidak salah  &quot;mecintai perdamaian dan memerangi terorisme&quot;, namun kenyataannya tidak sesuai dengan fakta yg sebenarnya. Kita lihat bahwa Isarel tidak mencintai perdamaian dan mereka sendiri justru bisa disebut teroris sebagaimana apa yang mereka lakukan terhadap palestina.
Coba anda baca buku &quot;Tasawuf, pluralisme &amp; pemurtadan&quot; karya H.Hartono Ahmad jaiz, pada bab &quot;Ahmadiyah sesat menyesatkan malah disambut&quot;. Pada saat jalsah salanah di parung yang menghadirkan Khalifah ahmadiyah Thahir Ahmad. Apa yang dilakukan ahmadiyah tidak sesuai dengan apa yang tertulis dalam slogan tersebut “Love for all, hatred for none” (Cinta kepada semua, tak ada benci kepada siapapun).
Begini jalan ceritanya.......

&quot;MASUK KE SARANG AHMADIYAH DAN DITANGKAP&quot;

Sebelum diadakan konferensi pers, LPPI dan Ahmad Hariyadi merencanakan untuk melihat langsung bagaimana keadaan kegiatan Ahmadiyah se-Indonesia di sarangnya, yaitu Kampus Al-Mubarak di Parung Bogor Jawa Barat. Tekad menghadiri upacara Ahmadiyah itu dicanangkan setelah Ahmad Hariyadi yang pernah ditolak ketika ia melabrak Thahir Ahmad ke London ternyata ditolak pula ketika ia masuk ke Hotel Regent di Kuningan Jakarta, Juni 2000, untuk menghadiri dialog antar pakar yang diselenggarakan Ahmadiyah dengan menggunakan forum bernama IFIS yang diketuai M Dawam Rahardjo seorang tokoh ICMI dan Muhammadiyah. Meskipun demikian, Ahmad Hariyadi bertemu dengan bekas-bekas temannya dulu di Ahmadiyah, dan ada semacam perjanjian untuk bisa bertemu lagi. Dari pertemuannya dengan bekas-bekas sesama jama’ah itulah Ahmad Hariyadi bersama 5 orang berangkat ke sarang Ahmadiyah di Parung, Sabtu sore, 1 Juli 2000.
Setelah shalat maghrib di Masjid yang tak jauh dari kompleks Ahmadiyah, rombongan Ahmad Hariyadi sampai di kompleks Ahmadiyah di Parung Bogor yang keadaannya sangat ramai dengan mobil yang berderet di sepanjang pinggir jalan, dan ada tempat parkir khusus yang luas agak jauh dari sarangnya. Ketika mobil rombongan Ahmad Hariyadi diparkir di tempat parkir, dan diteliti nomornya oleh petugas Ahmadiyah, dirasa agak kejauhan untuk jalan ke sarang Ahmadiyah, maka mobil dikeluarkan lagi dan mencari tempat parkir yang dekat dengan sarang Ahmadiyah. Lalu Ahmad Hariyadi dan 4 rekannya (tanpa menyertakan sopir) masuk ke pintu gerbang dan dipersilakan oleh penjaganya. Atas pertolongan Allah, 5 orang itu bisa masuk walau tanpa tanda apa-apa, sedang aslinya penjagaan di pintu gerbang itu tampaknya ketat. Rombongan pun berkeliling melihat-lihat keadaan. Di sarang Ahmadiyah itu tampaknya dibuat barak khemah/ tenda di beberapa tempat, sangat luas. Haryadi memperkirakan barak-barak tenda itu mampu menampung 30.000 orang. Rombongan Ahmad Hariyadi pun saat itu potret-potret bersama di lokasi sarang Ahmadiyah. 
Ketika merasa haus, rombongan Ahmad Hariyadi beli minum di salah satu tempat penjualan, karena di dalam kompleks itu siangnya ada pameran yang menjajakan aneka produk Ahmadiyah. Di situ Ahmad Hariyadi bertemu teman lamanya yang tampak sudah tua, matanya yang satu bijil (cacat tak sempurna melihat). Orang Ahmadiyah yang matanya cacat itu berkata sengit terhadap Ahmad Hariyadi, mempersoalkan kenapa bisa masuk. Jawab Ahmad Hariyadi: “Itu di spanduk-spanduk kan sudah ditulis, “MENCINTAI SEMUANYA, TAK SEORANGPUN YG DIBENCI&quot;, jadi kami ya masuk.” Lelaki bijil itu dengan keras mengatakan: “Kamu tidak mencintai kami, mana bisa kami mencintai kamu. Untuk semuanya itu kan yang mencintai kami!”
Perdebatan kecil itu ditinggalkan, dan rombongan Ahmad Hariyadi masuk ke ruang penerangan da’wah Ahmadiyah. Di sana ada pameran buku-buku Ahmadiyah, siaran televisi Ahmadiyah, dan kliping-klipung koran yang dipampang berderet-deret. Ahmad Hariyadi pun ketemu temannya, sedang rekan-rekan Ahmad Hariyadi melihat-lihat buku, ada pula yang beli. “Di situ ada beberapa wartawan,” kata juru penerangan. Rombongan Ahmad Hariyadi ini lagi asyik-asyiknya di stand penerangan, tiba-tiba serombongan pemuda keamanan Ahmadiyah berjumlah 25-an orang datang dan menangkap Ahmad Hariyadi. 
“Selamat malam! Anda Bapak Ahmad Hariyadi, kan?! Saya petugas keamanan di sini! Saya polisi masih aktif. Anda saya amankan! Daripada nanti akan terjadi yang tidak diinginkan, anda kami amankan! Ayo datang ke pos keamanan!” kata ketua keamanan yang disebut keamanan senior, Kolonel Polisi Wiwid.
“Bapak tahu kalau saya Ahmad Hariyadi dari mana?”
“Dari laporan para anak buah. Pokoknya ayo sekarang ke pos keamanan!”
Ahmad Hariyadi bersama 4 orang digiring ke pos, diiringi para petugas keamanan Ahmadiyah yang tampaknya makin banyak. Sampai di pos keamanan Ahmadiyah, keadaan makin ramai, rombongan yang ditangkap ini dikerumuni dan diintip oleh ratusan orang Ahmadiyah. Keadaannya jadi sumpek, halaman dan sekitar pos itu penuh orang. Lalu polisi itu menginterogasi. Mula-mula dengan nada tegas sekali. Tetapi setelah dijelaskan bahwa Ahmad Hariyadi ada janji dengan teman-temannya orang Ahmadiyah, maka kemudian anggota keamanan disebar untuk mencari orang-orang yang ingin ditemui Ahmad Hariyadi. Satu persatu pun mereka datang, dan berbicara-bicara dengan Ahmad Hariyadi.
Di pos keamanan Ahmadiyah yang dilengkapi dengan aneka perangkat komunikasi termasuk walki tolki itu 5 orang yang ditangkap Ahmadiyah ini disuruh menulis data diri masing-masing dan tujuan masuk ke kawasan itu. 5 Orang itu adalah: Ahmad Hariyadi mantan da’i Ahmadiyah, Hartono Ahmad Jaiz dari LPPI/ Dewan Da’wah, Farid Ahmad Okbah dari LPPI/ Al-Irsyad, dan dua pemuda Persis dari Bekasi.
Ahmad Hariyadi pun membagi-bagikan dokumen surat-surat tentang mubahalahnya dengan Thahir Ahmad. Satu persatu teman-teman Ahmad Hariyadi diberi dokumen yang sudah disiapkan, 50 eksemplar. Polisi ketua keamanan pun diberi dokumen itu. 
Masing-masing yang ditangkap ini berbicara-bicara dengan orang-orang yang datang ke pos atau petugas di pos itu sambil menunggu orang-orang yang akan ditemui Ahmad Hariyadi. Da’i-da’i Ahmadiyah yang kadang sok berbahasa Inggeris terpaksa kalah dalil ketika berbantahan menghadapi 5 orang yang ditangkap ini di pos itu ketika mempermasalhkan tentang ajaran Ahmadiyah. Ada juga yang mengakui terus terang bahwa acara-acara yang diselenggarakan Dawam Raharjo bersama Ahmadiyah itu didanai/ dibiayai oleh Ahmadiyah. Dana itu diperoleh dari Jama’ah, karena setiap jama’ah dipungut iuran seperenambelas dari hasil kekayaan masing-masing perbulan.
Setelah pembicaraan di pos itu berlangsung 2,5 jam di malam itu, kira-kira jam 10 malam 4 orang yang ditangkap itu minta pamit pulang ke Jakarta. Sedang Ahmad Hariyadi masih bertahan di sarang Ahmadiyah, dan bertekad untuk menemui Khalifah Ahmadiyah Thahir Ahmad esok pagi, Ahad 2 Juli 2000. Namun rupanya suasana di sarang Ahmadiyah itu makin ramai, karena dokumen mubahalah yang Ahmad Hariyadi bawa dan sebarkan itu beredar luas di sarang Ahmadiyah itu. Terjadilah ketegangan bahwa ini akan mengacaukan suasana. Ahmad Hariyadi harus diperkarakan, menurut banyak orang Ahmadiyah itu. Tetapi ketua keamanan yang polisi itu mengatakan, kalau mau diperkarakan, itu masalahnya apa? Orang dia ini masuk baik-baik, mau menemui teman-temannya, jadi kalau mau diperkarakan itu pasalnya apa? Dan slebaran yang ia sampaikan itu mestinya ya dibaca dulu baik-baik, apa isinya, ucap ketua keamanan yang mengaku masuk Ahmadiyah sudah 10 bulan ini.
Ketegangan pun makin tampak memanas, bahkan polisi yang ketua keamanan itu dituduh oleh jemaat Ahmadiyah sebagai orangnya Ahmad Hariyadi. Akhirnya satu jam setelah kepergian 4 orang yang sudah kembali ke Jakarta tersebut, Ahmad Hariyadi “dipaksa” pulang oleh jema’t Ahmadiyah. Tengah malam itu Ahmad Hariyadi diantarkan oleh polisi dan pihak keamanan itu ke terminal Bogor untuk pulang ke Garut. Dari terminal bus Bogor ke Garut itu ditempuh perjalanan bus selama sekitar 6 jam. Jadi Ahmad Hariyadi tidak bisa pula melabrak Thahir Ahmad secara berhadapan muka, walau sudah sampai di sarang Ahmadiyah di Parung.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semboyan “Love for all, hatred for none” (Cinta kepada semua, tak ada benci kepada siapapun)</p>
<p>Namanya juga slogan dan siapapun bisa membuat slogan apapun. Yang kita lihat itu faktanya, apakah perbuatan yang dilakukan sesuai dengan slogan tersebut. Sama halnya Israel yang mempunyai slogan kalau tidak salah  &#8220;mecintai perdamaian dan memerangi terorisme&#8221;, namun kenyataannya tidak sesuai dengan fakta yg sebenarnya. Kita lihat bahwa Isarel tidak mencintai perdamaian dan mereka sendiri justru bisa disebut teroris sebagaimana apa yang mereka lakukan terhadap palestina.<br />
Coba anda baca buku &#8220;Tasawuf, pluralisme &amp; pemurtadan&#8221; karya H.Hartono Ahmad jaiz, pada bab &#8220;Ahmadiyah sesat menyesatkan malah disambut&#8221;. Pada saat jalsah salanah di parung yang menghadirkan Khalifah ahmadiyah Thahir Ahmad. Apa yang dilakukan ahmadiyah tidak sesuai dengan apa yang tertulis dalam slogan tersebut “Love for all, hatred for none” (Cinta kepada semua, tak ada benci kepada siapapun).<br />
Begini jalan ceritanya&#8230;&#8230;.</p>
<p>&#8220;MASUK KE SARANG AHMADIYAH DAN DITANGKAP&#8221;</p>
<p>Sebelum diadakan konferensi pers, LPPI dan Ahmad Hariyadi merencanakan untuk melihat langsung bagaimana keadaan kegiatan Ahmadiyah se-Indonesia di sarangnya, yaitu Kampus Al-Mubarak di Parung Bogor Jawa Barat. Tekad menghadiri upacara Ahmadiyah itu dicanangkan setelah Ahmad Hariyadi yang pernah ditolak ketika ia melabrak Thahir Ahmad ke London ternyata ditolak pula ketika ia masuk ke Hotel Regent di Kuningan Jakarta, Juni 2000, untuk menghadiri dialog antar pakar yang diselenggarakan Ahmadiyah dengan menggunakan forum bernama IFIS yang diketuai M Dawam Rahardjo seorang tokoh ICMI dan Muhammadiyah. Meskipun demikian, Ahmad Hariyadi bertemu dengan bekas-bekas temannya dulu di Ahmadiyah, dan ada semacam perjanjian untuk bisa bertemu lagi. Dari pertemuannya dengan bekas-bekas sesama jama’ah itulah Ahmad Hariyadi bersama 5 orang berangkat ke sarang Ahmadiyah di Parung, Sabtu sore, 1 Juli 2000.<br />
Setelah shalat maghrib di Masjid yang tak jauh dari kompleks Ahmadiyah, rombongan Ahmad Hariyadi sampai di kompleks Ahmadiyah di Parung Bogor yang keadaannya sangat ramai dengan mobil yang berderet di sepanjang pinggir jalan, dan ada tempat parkir khusus yang luas agak jauh dari sarangnya. Ketika mobil rombongan Ahmad Hariyadi diparkir di tempat parkir, dan diteliti nomornya oleh petugas Ahmadiyah, dirasa agak kejauhan untuk jalan ke sarang Ahmadiyah, maka mobil dikeluarkan lagi dan mencari tempat parkir yang dekat dengan sarang Ahmadiyah. Lalu Ahmad Hariyadi dan 4 rekannya (tanpa menyertakan sopir) masuk ke pintu gerbang dan dipersilakan oleh penjaganya. Atas pertolongan Allah, 5 orang itu bisa masuk walau tanpa tanda apa-apa, sedang aslinya penjagaan di pintu gerbang itu tampaknya ketat. Rombongan pun berkeliling melihat-lihat keadaan. Di sarang Ahmadiyah itu tampaknya dibuat barak khemah/ tenda di beberapa tempat, sangat luas. Haryadi memperkirakan barak-barak tenda itu mampu menampung 30.000 orang. Rombongan Ahmad Hariyadi pun saat itu potret-potret bersama di lokasi sarang Ahmadiyah.<br />
Ketika merasa haus, rombongan Ahmad Hariyadi beli minum di salah satu tempat penjualan, karena di dalam kompleks itu siangnya ada pameran yang menjajakan aneka produk Ahmadiyah. Di situ Ahmad Hariyadi bertemu teman lamanya yang tampak sudah tua, matanya yang satu bijil (cacat tak sempurna melihat). Orang Ahmadiyah yang matanya cacat itu berkata sengit terhadap Ahmad Hariyadi, mempersoalkan kenapa bisa masuk. Jawab Ahmad Hariyadi: “Itu di spanduk-spanduk kan sudah ditulis, “MENCINTAI SEMUANYA, TAK SEORANGPUN YG DIBENCI&#8221;, jadi kami ya masuk.” Lelaki bijil itu dengan keras mengatakan: “Kamu tidak mencintai kami, mana bisa kami mencintai kamu. Untuk semuanya itu kan yang mencintai kami!”<br />
Perdebatan kecil itu ditinggalkan, dan rombongan Ahmad Hariyadi masuk ke ruang penerangan da’wah Ahmadiyah. Di sana ada pameran buku-buku Ahmadiyah, siaran televisi Ahmadiyah, dan kliping-klipung koran yang dipampang berderet-deret. Ahmad Hariyadi pun ketemu temannya, sedang rekan-rekan Ahmad Hariyadi melihat-lihat buku, ada pula yang beli. “Di situ ada beberapa wartawan,” kata juru penerangan. Rombongan Ahmad Hariyadi ini lagi asyik-asyiknya di stand penerangan, tiba-tiba serombongan pemuda keamanan Ahmadiyah berjumlah 25-an orang datang dan menangkap Ahmad Hariyadi.<br />
“Selamat malam! Anda Bapak Ahmad Hariyadi, kan?! Saya petugas keamanan di sini! Saya polisi masih aktif. Anda saya amankan! Daripada nanti akan terjadi yang tidak diinginkan, anda kami amankan! Ayo datang ke pos keamanan!” kata ketua keamanan yang disebut keamanan senior, Kolonel Polisi Wiwid.<br />
“Bapak tahu kalau saya Ahmad Hariyadi dari mana?”<br />
“Dari laporan para anak buah. Pokoknya ayo sekarang ke pos keamanan!”<br />
Ahmad Hariyadi bersama 4 orang digiring ke pos, diiringi para petugas keamanan Ahmadiyah yang tampaknya makin banyak. Sampai di pos keamanan Ahmadiyah, keadaan makin ramai, rombongan yang ditangkap ini dikerumuni dan diintip oleh ratusan orang Ahmadiyah. Keadaannya jadi sumpek, halaman dan sekitar pos itu penuh orang. Lalu polisi itu menginterogasi. Mula-mula dengan nada tegas sekali. Tetapi setelah dijelaskan bahwa Ahmad Hariyadi ada janji dengan teman-temannya orang Ahmadiyah, maka kemudian anggota keamanan disebar untuk mencari orang-orang yang ingin ditemui Ahmad Hariyadi. Satu persatu pun mereka datang, dan berbicara-bicara dengan Ahmad Hariyadi.<br />
Di pos keamanan Ahmadiyah yang dilengkapi dengan aneka perangkat komunikasi termasuk walki tolki itu 5 orang yang ditangkap Ahmadiyah ini disuruh menulis data diri masing-masing dan tujuan masuk ke kawasan itu. 5 Orang itu adalah: Ahmad Hariyadi mantan da’i Ahmadiyah, Hartono Ahmad Jaiz dari LPPI/ Dewan Da’wah, Farid Ahmad Okbah dari LPPI/ Al-Irsyad, dan dua pemuda Persis dari Bekasi.<br />
Ahmad Hariyadi pun membagi-bagikan dokumen surat-surat tentang mubahalahnya dengan Thahir Ahmad. Satu persatu teman-teman Ahmad Hariyadi diberi dokumen yang sudah disiapkan, 50 eksemplar. Polisi ketua keamanan pun diberi dokumen itu.<br />
Masing-masing yang ditangkap ini berbicara-bicara dengan orang-orang yang datang ke pos atau petugas di pos itu sambil menunggu orang-orang yang akan ditemui Ahmad Hariyadi. Da’i-da’i Ahmadiyah yang kadang sok berbahasa Inggeris terpaksa kalah dalil ketika berbantahan menghadapi 5 orang yang ditangkap ini di pos itu ketika mempermasalhkan tentang ajaran Ahmadiyah. Ada juga yang mengakui terus terang bahwa acara-acara yang diselenggarakan Dawam Raharjo bersama Ahmadiyah itu didanai/ dibiayai oleh Ahmadiyah. Dana itu diperoleh dari Jama’ah, karena setiap jama’ah dipungut iuran seperenambelas dari hasil kekayaan masing-masing perbulan.<br />
Setelah pembicaraan di pos itu berlangsung 2,5 jam di malam itu, kira-kira jam 10 malam 4 orang yang ditangkap itu minta pamit pulang ke Jakarta. Sedang Ahmad Hariyadi masih bertahan di sarang Ahmadiyah, dan bertekad untuk menemui Khalifah Ahmadiyah Thahir Ahmad esok pagi, Ahad 2 Juli 2000. Namun rupanya suasana di sarang Ahmadiyah itu makin ramai, karena dokumen mubahalah yang Ahmad Hariyadi bawa dan sebarkan itu beredar luas di sarang Ahmadiyah itu. Terjadilah ketegangan bahwa ini akan mengacaukan suasana. Ahmad Hariyadi harus diperkarakan, menurut banyak orang Ahmadiyah itu. Tetapi ketua keamanan yang polisi itu mengatakan, kalau mau diperkarakan, itu masalahnya apa? Orang dia ini masuk baik-baik, mau menemui teman-temannya, jadi kalau mau diperkarakan itu pasalnya apa? Dan slebaran yang ia sampaikan itu mestinya ya dibaca dulu baik-baik, apa isinya, ucap ketua keamanan yang mengaku masuk Ahmadiyah sudah 10 bulan ini.<br />
Ketegangan pun makin tampak memanas, bahkan polisi yang ketua keamanan itu dituduh oleh jemaat Ahmadiyah sebagai orangnya Ahmad Hariyadi. Akhirnya satu jam setelah kepergian 4 orang yang sudah kembali ke Jakarta tersebut, Ahmad Hariyadi “dipaksa” pulang oleh jema’t Ahmadiyah. Tengah malam itu Ahmad Hariyadi diantarkan oleh polisi dan pihak keamanan itu ke terminal Bogor untuk pulang ke Garut. Dari terminal bus Bogor ke Garut itu ditempuh perjalanan bus selama sekitar 6 jam. Jadi Ahmad Hariyadi tidak bisa pula melabrak Thahir Ahmad secara berhadapan muka, walau sudah sampai di sarang Ahmadiyah di Parung.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: deddy</title>
		<link>http://orangmiskin.wordpress.com/2008/04/18/melongok-shalat-jumat-jemaat-ahmadiyah/#comment-415</link>
		<dc:creator>deddy</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 07:04:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://orangmiskin.wordpress.com/2008/04/18/melongok-shalat-jumat-di-masjib-jemaat-ahmadiyah/#comment-415</guid>
		<description>Buat kaum muslimin
Silahkan anda kunjungi link dibawah ini agar anda semakin tahu akan kesesatan ahmadiyah.
http://islamic.us.to


Bagi yang ingin mengetahui diskusi-diskusi ahmadiyah &amp; menambah wawasan serta ilmu ttg ahmadiyah bisa menuju kesini..

http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showforum=7</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Buat kaum muslimin<br />
Silahkan anda kunjungi link dibawah ini agar anda semakin tahu akan kesesatan ahmadiyah.<br />
<a href="http://islamic.us.to" rel="nofollow">http://islamic.us.to</a></p>
<p>Bagi yang ingin mengetahui diskusi-diskusi ahmadiyah &amp; menambah wawasan serta ilmu ttg ahmadiyah bisa menuju kesini..</p>
<p><a href="http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showforum=7" rel="nofollow">http://z8.invisionfree.com/islamic/index.php?showforum=7</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
