Rancamaya KM 1 Februari 24, 2008
Posted by orangmiskin in puisi.Tags: KM 1, Puisi cinta, rancamaya, Yudistira
trackback
Tuk seseorang di Rancamaya KM 1

rancamaya 2 tahun silam
tulang-tulan beton dan kakunya jalan-jalan
telah lama dihapus dari ingatannya
yang tertinggal hanya sulur-sulur tumbuhan merambat di pohon
dan eloknya komplek penerbitan itu
ah.. terlalu pagi dia datang waktu itu
gerimis kecil iringi langkah pendek
perantau muda di tanah asing
gamang dan takut pada kegagalan
tertatih masuki kelokan-kelokan jalan
menyeret masa depan
terlalu susah membuang ingatan
rancamaya 2 tahun silam
sepenggal kehidupannya tersangkut di sulur-sulur tumbuhan merambat
tak mau lepas
mengembarai rancamaya
memasuki rimba belantaranya
sulur tumbuhan itu tidak lagi rambati pagar
tapi membelit tubuh ringkihnya pengembara muda itu
dia terjepit..
rancamaya tidak lagi kota dengan sulur-sulur tumbuhan merambati pohon
biarkan tubuh ingatannya tersendara di rancamaya
jangan tanyakan kenapa






Komentar»
No comments yet — be the first.